Financial Glossary

Kamus istilah terlengkap untuk membantu Anda memahami data pasar modal Indonesia, forex internasional, hingga ekosistem cryptocurrency.

80 Istilah Ditemukan

Klik card untuk detail lengkap dan istilah terkait

Analisis Teknikal

RSI (Relative Strength Index)

Indikator momentum yang mengukur besarnya perubahan harga terbaru untuk mengevaluasi kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold) pada kisaran 0-100.

Terkait:
Analisis Teknikal

MACD (Moving Average Convergence Divergence)

Indikator momentum yang mengikuti tren yang menunjukkan hubungan antara dua rata-rata bergerak (biasanya EMA 12 dan 26) dari harga sekuritas.

Terkait:
Analisis Teknikal

Bollinger Bands

Alat analisis teknikal yang terdiri dari Middle Band (SMA), Upper Band, dan Lower Band yang diplot dengan standar deviasi untuk mengukur volatilitas.

Terkait:
Analisis Teknikal

Fibonacci Retracement

Alat yang menggunakan garis horizontal untuk mengindikasikan area support atau resistance pada level kunci Fibonacci seperti 38.2%, 50%, dan 61.8%.

Terkait:
Analisis Teknikal

Moving Average (MA)

Indikator yang memuluskan fluktuasi harga untuk membantu mengidentifikasi tren dengan menghitung rata-rata harga penutupan dalam periode tertentu.

Terkait:
Analisis Teknikal

EMA (Exponential Moving Average)

Tipe Moving Average yang memberikan bobot lebih besar pada harga terbaru, sehingga lebih sensitif terhadap perubahan harga terkini dibandingkan SMA.

Terkait:
Analisis Teknikal

Support

Tingkat harga di mana permintaan dianggap cukup kuat untuk menghentikan penurunan harga lebih lanjut.

Terkait:
Analisis Teknikal

Resistance

Tingkat harga di mana penawaran dianggap cukup kuat untuk menghentikan kenaikan harga lebih lanjut.

Terkait:
Analisis Teknikal

Stochastic Oscillator

Indikator momentum yang membandingkan harga penutupan sekuritas dengan rentang harganya selama periode waktu tertentu.

Terkait:
Analisis Teknikal

Ichimoku Cloud

Koleksi indikator teknikal yang menunjukkan level support/resistance, arah tren, dan momentum secara bersamaan melalui elemen 'Cloud' (Kumo).

Terkait:
Analisis Teknikal

ADX (Average Directional Index)

Indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan sebuah tren (baik naik maupun turun) tanpa menunjukkan arahnya.

Terkait:
Analisis Teknikal

Parabolic SAR

Indikator yang digunakan oleh trader untuk menentukan arah tren dan potensi pembalikan harga (reversal) menggunakan titik-titik di atas atau di bawah harga.

Terkait:
Analisis Teknikal

Candlestick

Metode visualisasi harga yang menampilkan harga pembukaan, tertinggi, terendah, dan penutupan (OHLC) dalam satu batang.

Terkait:
Analisis Teknikal

Doji

Pola candlestick di mana harga pembukaan dan penutupan hampir sama, sering kali menandakan keragu-raguan pasar.

Terkait:
Analisis Teknikal

Accumulation/Distribution (A/D)

Indikator berbasis volume yang menunjukkan akumulasi atau distribusi saham oleh pasar.

Terkait:
Analisis Teknikal

Pivot Point

Indikator teknikal yang digunakan untuk menentukan tren pasar secara keseluruhan selama kerangka waktu yang berbeda.

Terkait:
Analisis Fundamental

P/E Ratio (Price-to-Earnings)

Rasio valuasi yang membandingkan harga saham saat ini dengan laba per saham (EPS). Menunjukkan berapa yang bersedia dibayar investor untuk setiap Rp 1 laba.

Terkait:
Analisis Fundamental

EPS (Earnings Per Share)

Laba bersih perusahaan dibagi dengan jumlah saham yang beredar. Merupakan indikator profitabilitas perusahaan.

Terkait:
Analisis Fundamental

ROE (Return on Equity)

Rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dari investasi pemegang saham.

Terkait:
Analisis Fundamental

PBV (Price to Book Value)

Rasio yang membandingkan harga pasar saham dengan nilai buku (book value) perusahaan.

Terkait:
Analisis Fundamental

Dividend Yield

Persentase dividen tahunan perusahaan dibandingkan dengan harga sahamnya saat ini.

Terkait:
Analisis Fundamental

Debt to Equity Ratio (DER)

Rasio utang terhadap ekuitas yang mengukur sejauh mana perusahaan didanai oleh utang dibandingkan dengan dana internal.

Terkait:
Analisis Fundamental

EBITDA

Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi. Digunakan untuk melihat operasional inti tanpa pengaruh struktur keuangan.

Terkait:
Analisis Fundamental

Current Ratio

Rasio likuiditas yang mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya.

Terkait:
Analisis Fundamental

Market Cap (Market Capitalization)

Nilai pasar total perusahaan, dihitung dengan mengalikan harga saham saat ini dengan total saham beredar.

Terkait:
Analisis Fundamental

Gross Profit Margin

Persentase sisa pendapatan setelah dikurangi biaya pokok penjualan (COGS).

Terkait:
Analisis Fundamental

Net Profit Margin

Rasio yang menunjukkan berapa persen dari total pendapatan yang benar-benar menjadi laba bersih.

Terkait:
Analisis Fundamental

Free Cash Flow (FCF)

Uang tunai yang dihasilkan perusahaan setelah dikurangi pengeluaran modal (CapEx).

Terkait:
Analisis Fundamental

Book Value per Share

Nilai ekuitas perusahaan dibagi dengan jumlah saham beredar.

Terkait:
Perdagangan

Bid

Harga tertinggi yang bersedia dibayar pembeli untuk membeli satu lot saham atau aset lainnya.

Terkait:
Perdagangan

Ask (Offer)

Harga terendah yang bersedia diterima penjual untuk menjual satu lot saham atau aset lainnya.

Terkait:
Perdagangan

Spread

Selisih antara harga penawaran (Ask) dan harga permintaan (Bid).

Terkait:
Perdagangan

ARA (Auto Reject Atas)

Batas kenaikan harga maksimum saham dalam satu hari di Bursa Efek Indonesia (IDX).

Terkait:
Perdagangan

ARB (Auto Reject Bawah)

Batas penurunan harga maksimum saham dalam satu hari di Bursa Efek Indonesia (IDX).

Terkait:
Perdagangan

Lot

Satuan standar perdagangan saham. Di Indonesia, 1 lot sama dengan 100 lembar saham.

Terkait:
Perdagangan

Day Trading

Strategi jual beli aset finansial di mana posisi dibuka dan ditutup pada hari yang sama.

Terkait:
Perdagangan

Scalping

Metode trading yang mengambil keuntungan sangat kecil secara berulang kali dengan durasi posisi yang sangat singkat.

Terkait:
Perdagangan

Margin

Fasilitas pinjaman yang diberikan broker kepada nasabah untuk membeli saham lebih banyak dari modal yang dimiliki.

Terkait:
Perdagangan

Stop Loss

Perintah otomatis untuk menjual aset guna membatasi kerugian saat harga turun mencapai level tertentu.

Terkait:
Perdagangan

Take Profit

Perintah otomatis untuk menjual aset guna mengamankan keuntungan saat harga naik mencapai level tertentu.

Terkait:
Perdagangan

Long Position

Strategi di mana investor membeli aset dengan harapan harganya akan naik di masa depan.

Terkait:
Perdagangan

Short Position

Strategi di mana investor meminjam aset dan menjualnya dengan harapan harga akan turun, lalu membelinya kembali lebih murah.

Terkait:
Perdagangan

GTC (Good Till Cancelled)

Jenis instruksi order yang akan tetap aktif sampai order tersebut terpenuhi (executed) atau dibatalkan oleh user.

Terkait:
Perdagangan

Volume

Jumlah total unit aset (saham/kontrak) yang berpindah tangan dalam periode waktu tertentu.

Terkait:
Perdagangan

Value (Turnover)

Nilai transaksi total dalam satuan mata uang (misal: Rupiah) yang terjadi dalam periode tertentu.

Terkait:
Cryptocurrency

Stablecoin

Aset kripto yang nilainya dipatok (pegged) ke aset stabil lain, seperti USD (contoh: USDT, USDC) atau Emas.

Terkait:
Cryptocurrency

HODL

Istilah populer yang berarti memegang aset kripto dalam jangka panjang tanpa memedulikan volatilitas harga.

Terkait:
Cryptocurrency

Blockchain

Buku besar digital terdesentralisasi yang mencatat setiap transaksi secara permanen dan transparan di jaringan komputer.

Terkait:
Cryptocurrency

DeFi (Decentralized Finance)

Sistem keuangan yang dibangun di atas blockchain (seperti Ethereum) yang tidak memerlukan bank pusat.

Terkait:
Cryptocurrency

Smart Contract

Program komputer yang berjalan di blockchain yang mengeksekusi perjanjian secara otomatis tanpa pihak ketiga.

Terkait:
Cryptocurrency

Staking

Proses mengunci aset kripto di jaringan Proof-of-Stake untuk membantu validasi transaksi dan mendapatkan imbalan (reward).

Terkait:
Cryptocurrency

Altcoin

Istilah untuk semua koin kripto selain Bitcoin (contoh: Ethereum, Solana, Cardano).

Terkait:
Cryptocurrency

Mining

Proses memvalidasi transaksi di jaringan Proof-of-Work (seperti Bitcoin) menggunakan daya komputasi tinggi untuk mendapatkan reward.

Terkait:
Cryptocurrency

NFT (Non-Fungible Token)

Token unik di blockchain yang mewakili kepemilikan aset digital atau fisik tertentu (seperti seni digital atau real estate).

Terkait:
Cryptocurrency

Gas Fee

Biaya yang dibayarkan user kepada jaringan blockchain (terutama Ethereum) untuk memproses sebuah transaksi.

Terkait:
Cryptocurrency

FOMO (Fear of Missing Out)

Kondisi psikologis di mana investor merasa takut tertinggal oleh lonjakan harga, seringkali berujung pada keputusan emosional.

Terkait:
Cryptocurrency

DEX (Decentralized Exchange)

Bursa pertukaran kripto yang berjalan secara terdesentralisasi di blockchain (contoh: Uniswap, PancakeSwap).

Terkait:
Forex & Macro

PIP (Percentage in Point)

Unit pengukuran terkecil untuk perubahan harga dalam pasangan mata uang forex (biasanya angka ke-4 setelah desimal).

Terkait:
Forex & Macro

Leverage

Penggunaan modal pinjaman dari broker untuk meningkatkan potensi keuntungan (tapi juga risiko kerugian).

Terkait:
Forex & Macro

Inflation (Inflasi)

Kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang menyebabkan penurunan daya beli mata uang.

Terkait:
Forex & Macro

Interest Rate (Suku Bunga)

Biaya peminjaman uang yang ditetapkan oleh bank sentral. Sangat berpengaruh pada nilai mata uang.

Terkait:
Forex & Macro

GDP (Gross Domestic Product)

Total nilai barang dan jasa yang diproduksi suatu negara dalam periode tertentu. Indikator utama kesehatan ekonomi.

Terkait:
Forex & Macro

Quantitative Easing (QE)

Kebijakan moneter di mana bank sentral membeli aset finansial untuk menambah jumlah uang beredar dan menstimulasi ekonomi.

Terkait:
Forex & Macro

CPI (Consumer Price Index)

Indikator yang mengukur perubahan harga rata-hari dari paket barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga.

Terkait:
Forex & Macro

Major Pairs

Pasangan mata uang yang paling aktif diperdagangkan di dunia, semuanya berpasangan dengan USD (contoh: EUR/USD, GBP/USD).

Terkait:
Forex & Macro

Fiscal Policy

Kebijakan pemerintah terkait pengeluaran dan perpajakan untuk mempengaruhi kondisi ekonomi.

Terkait:
Forex & Macro

Bearish

Sentimen pasar yang pesimis di mana harga cenderung sedang atau akan terus turun.

Terkait:
Forex & Macro

Bullish

Sentimen pasar yang optimis di mana harga cenderung sedang atau akan terus naik.

Terkait:
Aksi Korporasi

Stock Split

Aksi pemecahan nilai nominal saham sehingga jumlah saham beredar meningkat namun harga per lembarnya turun secara proporsional.

Terkait:
Aksi Korporasi

Reverse Stock Split

Penggabungan jumlah saham beredar sehingga harga per lembarnya naik. Biasanya dilakukan untuk menaikkan harga saham yang terlalu rendah.

Terkait:
Aksi Korporasi

Rights Issue

Penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) yang diberikan kepada pemegang saham lama.

Terkait:
Aksi Korporasi

Dividend

Pembagian laba hasil usaha perusahaan kepada para pemegang saham secara proporsional.

Terkait:
Aksi Korporasi

Cum Date

Hari terakhir bagi investor yang ingin mendapatkan hak (seperti dividen atau rights issue) dari saham yang dimiliki.

Terkait:
Aksi Korporasi

Ex Date

Hari pertama perdagangan di mana pembeli saham baru sudah tidak lagi memiliki hak atas corporate action terkait.

Terkait:
Aksi Korporasi

IPO (Initial Public Offering)

Proses penawaran umum perdana di mana perusahaan pertama kali menjual sahamnya kepada publik di bursa efek.

Terkait:
Aksi Korporasi

Buyback

Aksi korporasi di mana perusahaan membeli kembali sahamnya yang sudah beredar di pasar dari tangan publik.

Terkait:
Aksi Korporasi

Merger & Acquisition (M&A)

Proses penggabungan dua perusahaan (Merger) atau pengambilalihan satu perusahaan oleh perusahaan lain (Akuisisi).

Terkait:
Aksi Korporasi

Private Placement

Penerbitan saham baru oleh perusahaan langsung ke investor strategis tanpa penawaran umum kepada publik.

Terkait:
Aksi Korporasi

Bonus Issue (Saham Bonus)

Pembagian saham baru kepada pemegang saham secara gratis yang biasanya diambil dari kapitalisasi agio saham.

Terkait:
Aksi Korporasi

Delisting

Penghapusan pencatatan saham perusahaan dari bursa efek, baik secara sukarela maupun dipaksa oleh bursa.

Terkait: